Minggu, 08 Oktober 2023







Pramuka berkemah di hutan hijau Bersama teman-teman dan kakak pembina Membangun tenda, membuat api unggun Berkeliling, bermain, dan belajar bersama

Pramuka berkemah mengikuti aturan Menghormati alam dan sesama pramuka Menjaga kebersihan, kesehatan, dan keamanan Bekerja sama, berani, dan bertanggung jawab

Pramuka berkemah menikmati keindahan Mendengar suara burung dan angin berhembus Melihat bintang-bintang di langit malam Merasakan damai dan bahagia di hati

Pramuka berkemah membawa kenangan Cerita-cerita yang tak terlupakan Pengalaman-pengalaman yang bermanfaat Persahabatan-persahabatan yang abadi


“Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, Sembilan, sepuluh. Pramuka siap!”

Pembukaan kegiatan Pramuka dalam perkemahan Sabtu-Minggu biasanya dimulai dengan pengibaran bendera dan pengucapan janji Pramuka. Selanjutnya, dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan seperti pengenalan lingkungan sekitar, permainan edukatif, dan kegiatan-kegiatan lain yang mendukung pembentukan karakter anak-anak. Pada kesempatan ini Siswa SDN 1 Sidokumpul beserta Pembina Pramuka mengadakan kegiatan tersebut.

Narasumber dihadirkan dari Relawan Potensi SAR BASARNAS, yaitu Kak Paulus Nugrahajari dan Kak Tabah Triyono serta Kak Supriyadi

Pramuka merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh banyak siswa di sekolah sebagai ekstrakurikuler atau aktivitas tambahan setelah sekolah. Kegiatan ini tidak hanya untuk mengisi waktu luang, tetapi juga memiliki manfaat tersendiri untuk tumbuh kembang anak. Berikut adalah beberapa manfaat kegiatan Pramuka dalam perkemahan Sabtu-Minggu bagi anak SD:

  1. Meningkatkan kepercayaan diri: Dari kegiatan Pramuka, anak bisa mendapatkan manfaat dengan mempelajari banyak hal baru yang sebelumnya mungkin tidak ia ketahui. Selain menambah kemampuan anak, pengetahuan baru tersebut juga bisa membantu anak untuk belajar lebih percaya diri. Dengan kemampuan yang dimiliki, anak akan lebih yakin untuk mencoba hal-hal baru lainnya pada kemudian hari.

  2. Melatih kemandirian: Setelah percaya dengan kemampuan dirinya, anak juga bisa lebih mandiri, contohnya saat mengambil keputusan. Dalam kegiatan Pramuka anak-anak akan dilatih untuk mengambil keputusan pada situasi yang sulit. Hasilnya, anak akan terbiasa untuk mengambil keputusan tanpa terpengaruh oleh orang lain. Dengan begitu, ia mampu mendapat manfaat Pramuka untuk membuat keputusan yang paling tepat.

  3. Melatih kemampuan memimpin: Pramuka di seluruh dunia dikenal memiliki manfaat untuk membantu membentuk para calon pemimpin. Ini karena para anggota Pramuka akan belajar untuk menjadi pemimpin kelompoknya masing-masing. Anak-anak juga akan diajarkan oleh mentor yang bisa berperan sebagai contoh ideal atau role model, baik dalam menjadi anggota Pramuka atau berperilaku dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Mengajarkan rasa tanggung jawab: Bertanggung jawab merupakan salah satu nilai yang dijunjung tinggi dalam Pramuka. Dengan ikut kegiatan Pramuka, anak diharapkan bisa belajar tentang tanggung jawab, sehingga ia mendapat manfaat tumbuh sebagai pribadi dengan nilai tersebut. Ia pun diharapkan bisa berfungsi di masyarakat dengan penuh tanggung jawab atas dirinya sendiri saat bertindak.

  5. Membentuk kepribadian yang baik: Kegiatan Pramuka juga bisa memberi manfaat untuk membentuk kepribadian yang baik pada diri anak. Kepribadian yang baik dapat tercermin dari sifat-sifat yang dimiliki oleh anak, seperti tidak egois, tolong-menolong, dan setia kawan. Kegiatan Pramuka dalam kelompok membantu melatih anak untuk bisa berinteraksi, saling menghormati, dan peduli terhadap teman-temannya serta tidak mementingkan dirinya sendiri.

PENDAMPINGAN INDIFIDU - 2



Pendampingan individu adalah proses coaching dan mentoring Pengajar Praktik kepada Calon Guru Penggerak. Hal ini dimaksudkan untuk mengembangkan pengalaman pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan guru sebagai bagian dari Kebijakan Merdeka Belajar 1. Proses pendampingan individu akan berlangsung satu bulan sekali sepanjang proses Pendidikan Guru Penggerak. Dalam setiap bulannya, Pengajar Praktik akan mengunjungi sekolah Calon Guru Penggerak selama kurang lebih 4 jam pelajaran untuk mengamati kegiatan pembelajaran dan perubahan yang terjadi di sekolah sebagai implementasi pembelajaran daring dan lokakarya serta mengajak mereka merefleksikan prosesnya.

Pendampingan individu bertujuan untuk membantu Calon Guru Penggerak menerapkan hasil pembelajaran daring dan lokakarya sehingga Calon Guru Penggerak mampu: mengembangkan diri sendiri dan juga guru lain dengan cara melakukan refleksi, berbagi, dan kolaborasi; memiliki kematangan moral, emosional, dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik; merencanakan, menjalankan, merefleksikan, dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan melibatkan orang tua.

Pada pendampingan individu ke-2, fokus kegiatannya adalah:

  1. Diskusi refleksi diri tentang lingkungan belajar di sekolah.
  2. Diskusi refleksi perubahan diri setelah mempelajari modul 1.1, 1.2 dan 1.3.
  3. Diskusi rencana merintis komunitas praktisi di sekolah, berdasarkan hasil pemetaan di lokakarya 1.
  4. Mengkomunikasikan visi dan prakasra perubahan ke KS dan warga sekolah dengan dimoderasi oleh PP.

LOKAKARYA 5

Kegiatan Lokakarya 5 ini diajukan di SMP N 3 PATEBON dengan jumlah peserta 31 orang. Kegiatan ini agak berbeda dari biasanya karena dilakuka...